Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Pamer Toket Istri Kepelatih Berujung Threesome 2

Viral Pamer Toket Istri Kepelatih Berujung Threesome 2

 Terviral.id - Kami cuma saling pandang, dengan pandangan yang penuh arti. Ya aku telah menjadi pacarpelatihku. Lalu dengan perlahan Om Ferdy mendekap diriku, dibelainya rambutku dengan sesekalimendaratkan ciuman di pipiku sampai akhirnya aku tertidur pulas dalam pelukannya. Setelah kejadian di malam yang indah itu Om Ferdy tambah perhatian sama aku. Kalau dulu aku berangkat sekolah sendirian kini tidak lagi karena ada Om Ferdy yang selalu setia mengantarku dan menjemputku jika aku pulang sekolah. Malah kadang-kadang dia memberiku uang untuk sekedar beli jajan atau buku pelajaran, maklum sebentar lagi sebentar lagi aku akan Ebtanas jadi aku harus giat belajar disamping latihan yang tidak boleh kutinggalkan. Malahan dia memasukkan aku kePrimagama untuk persiapan Ebtanasku. Apalagi kalau habis gajian aku ditraktirnya makan di restoran yang menjadi favoritnya, lalu aku di ajak ke mall untuk beli macam-macam yang sebenarnya aku tidak butuh. Habis itu lalu kita chek-in di hotel.


Walaupun kami sangat akrab sekali tapi keluargaku tak menaruh curiga yang macam-macam, karena keluargaku tahu kalauOm Ferdy itu kan pelatihku. Lagian dia jugakan teman akrab ayahku, jadi pantas kalau keluargaku termasuk ayah tidak pernah curiga sedikitpun kalau aku sudah menjadi “isteri” Om Ferdy tersayang. Pokoknya kami berdua melewati hari-hari indah ini tanpa terganggu dan menggangu pekerjaan lain, latihan misalnya.

Walaupun aku berhubungan dengan Om Ferdy, latihanku tetap tidak dikurangi malah aku sering manambah porsi latihan di rumahnya. Seperti malam itu aku manambah porsi latihanku di rumah kontrakan Om Ferdy yang memang tinggal sendirian. Setelah aku selesai berlatih kami duduk santai di ruangan tengah. Aku menyandarkan kepalaku pada dada Om Ferdy yang bidang itu.
“Om mungkin aku tidak ikut kejuaraan,” kataku membuka pembicaraan.
“Kenapa?” tanyanya.
“Aku tidak enak badan Om,” jawabku.
Memang akhir-akhir ini aku tidak enak badan. Mungkin karena di samping aku harus berlatih kerasaku juga harus melayani kebuasan pelatihku itu. Apa lagi akhir-akhir ini Om Ferdy selalu minta jatah lebih. Yang asalnya 3 kali sehari, kini menjadi 5 kali sehari. Memang aku akui Om Ferdy memang laki-laki yang sangat jantan dan perkasa. Jadi bukan cuma tubuhnya saja yang bikin birahiku naik, tapi permainannya yang oke selalu membuat aku jadi ketagihan. Entah dia pakaiobat kuat atau tidak aku kurang tahu. Padahal 2 hari lagi aku harus ikut kompetisi.

“Aldy kamu harus ikut kompetisi ini sayang!” katanya sambil membelai rambutku.
“Aku tidak enak badan Om,” bantahku manja.
“Aldy asal tahu saja ya, hanya kamu satu-satunya harapan Om pada kompetisi kali ini.”
“Kan masih banyak yang lainnya Om? ada Hasan, Heru, Agus dan Rudy,” kataku lagi.
“Kamu betul Al, tapi Hasan dan Heru kan cedera sedangkan Agus dan Rudy masih payah. Lagian teknik keduanya tidak sebagus kamu lho.”



“Jangan terlalu memuji nanti tidak aku kasih jatah lho,” ancamku main-main.
“Oh ya, kalau Om maksa bagaimana?”
“Ya tidak mau.”
“Kalau maksa terus.”
Itulah kata-kata terakhirnya. Karena sejurus kemudian tangannya yang kekar dan berotot itu membelai rambutku dengan sangat mesra. Lalu tangannya yang banyak ditumbuhi lebat itu mengelu-elus keningku, lalu ciuman hangat mendarat di keningku, “Oh nikmatnya kecupan Om Ferdy ini,” pikirku kala itu, apalagi waktu kumisnya yang tipis itu sedikit menusuk kulitku yang, Lanjut baca!


Viral Pamer Toket Istri Kepelatih Berujung Threesome 1

Viral Pamer Toket Istri Kepelatih Berujung Threesome 1

 Tradingan.com - Kisah yang betul-betul nyata ini aku alami kira-kira pada tahun 2023, ketika aku masih umur 26 tahun dan aku masih duduk di kelas S3 di kotaku. Waktu itu aku sudah bergabung dengan salah satu klub senam yang memang menjadi salah satu olahraga favorit anak-anak seusiaku, selain sepak bola dan bulu tangkis tentunya. Aku sendiri tidak tahu kenapa aku dimasukkan ke klub senam, kok bukan yang lainnya, karena aku masuk bukan karena kehendakku tapi kehendakorangtua dan aku sendiri tidak bisa menentang dan membantah, karena disamping aku harus patuh sama orangtua dan lagian aku tahu kalau setiap orangtua pasti memilih yang terbaik untuk putranya.


Tiap hari sehabis pulang sekolah aku musti latihan dengan baik dan giat, karena kalau tidak latihan satu hari saja, maka orangtuaku pasti mendanpratku habis-habisan dan besoknya aku pasti mendapat hukuman dari pelatihku. Mulai disuruh push up, set up, scot jump dan lain-lain. Tapi hasil didikan yang begitu keras dan melelahkan itu cukup bagus, terbukti kami selalu dikirim ke kejuaraan baik tingkat desa, kecamatan atau kabupaten bahkan tingkat propinsi pun pernah kami rasakan. Dan itu semua tidak lepas dari sistem pembinaan di tubuh klub yang aku tempati.

Bayangkan saja tiap kelompok (1 kelompok terdiri dari 10 anak) mempunyai 1 palatih yang tentunya sangat profesional dan tidak diragukan lagi kemampuannya. Dan aku pun beserta 9 anak lainnya, juga dilatih oleh seorang pelatih yang profesional. Om Ferdy begitu biasanya dia di panggil. Sedangkan nama lengkapnya **** (edited). Dia seorang laki yang kira-kira umur 32 tahun, bertubuh tinggi tegap, agak gempal, berbulu lebat baik di dada, tangan dan ketiaknya. Walaupun wajahnya biasa-biasa saja tapi tidak mengurangi ke-macho-an dan keperkasaannya. Apalagi tatapan mata dan senyumnya, aku yakin dapat meruntuhkan semua gadis-gadis di dunia ini. Walaupun dia agak dingin tapi hatinya baik dan sopan sekali. Malah kadang-kadang dia suka humor. Karenanya banyak anak-anak yang ingin dilatihnya. Mungkin karena dia teman dekat ayahku sehingga aku sangat beruntung dilatih oleh Om Ferdy. Seorang pelatih tampan, gagah, macho dan profesional tentunya. Pada mulanya aku tidak menghiraukan semua itu. Biar dia macho kek, tampan kek aku tidak perduli, toh dia laki-laki aku pun laki-laki memang mau apa pikirku kala itu. Mungkin karena faktor usiaku yang masih anak-anak dan belum mengenal dunia yang macam-macam, hingga aku tidak tertarik sedikitpun padanya.

Akhirnya aku hanya berlatih, berlatih dan berlatih. Dan Om Ferdy aku anggap sebagai ayahku sendiri, karena dia begitu sayang dan perhatian padaku ketimbang pada yang lainnya. Waktuitu aku tidak mengerti kenapa dia seolah-olah menganak-emaskan aku dan selalu lebih dekat pada diriku ketimbang pada anak-anak yang lainnya. Sehingga tak heran jika banyak teman-temanku yang iri melihat perhatiannya Om Ferdy padaku yang melampui batas. Hingga suatu hari ketika kami sedang latihan, “Aldy, kakinya kurang lurus!” instruksinya ketika aku kurang sempurna dalam melakukan teknik trampolin (salah satu teknik dalam senam dengan posisi kaki di atas dankepala di bawah). 



Sejurus kemudian dengan ketelatenannya dia meluruskan kakiku. Tapi tegangannya kali ini terasa aneh sekal. Dia tidak hanya memegang betisku yang perlu diluruskan tapi pahaku juga ikut-ikutan dipegang dan agak mengelus-elus daerah yang merangsangkan itu, hingga akhirnya aku tidak konsentrasi lagi dan posisiku langsung rusak, karena merasa geli sekali diraba-raba begitu rupa. “Lho kok berhenti, ayo ulangi lagi,” katanya. Tanpa menugguperintah yang kedua kalinya aku pun mengulangi teknik trampolin. Tapi kali ini salah lagi katanya, aku pun mencobanya lagi tapi salah lagi, begitu seterusnya hingga aku mengulangi teknik ini berpuluh-puluh kali tapi selalu kegagalan yang aku dapatkan. Lanjut baca!


Cerita Sex Parodi Apolllo dan Orpheus Berbagi Anal 2

Cerita Sex Parodi Apolllo dan Orpheus Berbagi Anal 2

 Iklans.com - Mengetahui dengan pasti bahwa Orpheus masih belum keluar, Apollo pun meremas-remas kontol Orpheus, sambil tetap menyodominya. Oprheus yang juga terbakar nafsu birahi tak dapat menahan dirinya ketika kepala kontolnya yang amat teramat sensitif itu diremas-remas oleh Apollo. Tanpa dapat dibendung, Orpheus pun berejakulasi.

“AARRGGHH..!!” erangnya, panjang.

CCRROOT!! CCROOT!! CCRROOTT!! CCRROOT!! CCRROOT!! Pejuh Orpheus ditembakkan ke atas berkali-kali, hampir mencapai sepuluh kali. Beberapa mendarat di tubuhnya sendiri, beberapa membasahi tubuh Apollo, dan sisanya jatuh ke tanah.


“AARRGGH!! UUGGHH!! OOHH!! AAHH!!”

Orpheus terus-menerus mengerang sambil menggelepar-gelepar. Selama masa orgasme menghajar tubuhnya, kontol Apollo masih tetap menyodominya.

“Aahh..” desahnya saat pejuhnya telah habis.

Apollo, lemas, jatuh menimpa tubuh Orpheus. Keringat mereka bercampur dan sperma telah melumuri tubuh mereka. Sambil terengah-engah, Apollo berkata..

“Kau hebat sekali, Orpheus. Saya suka badanmu, kontolmu, dan juga anusmu. Lain kali, saya akan datang untuk mengentotin dirimu. Oh ya, ini hadiahmu.”

Hanya dengan menjentikkan jarinya, sebuah lira emas muncul di hadapan mereka. Lira itu merupakan lira terindah yang pernah dilihat Orpheus. Bentuk pegangannya pun menawan hati, seperti batang kontol! Orpheus mengucapkan terima kasih banyak sambil terus menciumi Apollo. Tanpa Orpheus sadari, dia telah jatuh cinta pada sang dewa. Namun, sayang, Apollo tak menaruh minat untuk menjadikan Orpheus sebagai kekasihnya. Orpheus memang tampan, tapi tak ada yang dapat menggantikan Hyakinthos di dalam hati Apollo. Apollo tak ingin mencintai siapa pun. Namun dia harus ngentot dengan banyak pria untuk melampiaskan nafsu homoseksualnya.

Berbulan-bulan berlalu, nama Orpheus terkenal di seantero dunia. Semua takjub mendengar permainan liranya. Lira ajaib itu sangup menggaet hati semua makhluk, dari hewan buas, manusia, bahkan sampai benda mati sekalipun. Di mana pun dia memainkan musiknya, bunga-bunga bermekaran. Para pria tampan pun mengerubutinya, dan berebut untuk mengentotin pantatnya. Orpheus tak pernah kekurangan seks. Di mana pun dan kapan pun, dia dapat menggaet pria mana pun yang dia sukai. Hampir semuanya, kecuali Apollo.



Orpheus sering mengunjungi pohon di mana dia pertama kali bertemu dengan Apollo. Namun sang dewa tak kunjung datang. Apollo memang telah benar-benar melupakan Orpheus. Dewa Hades, penguasa alam baka, mengetahui segalanya tentang Oprheus dari para pengawalnya. Dahulu, Apollo telah menghalanginya untuk mengambil nyawa Hyakinthos dengan cara mengubah jasadnya menjadi sekuntum bunga (baca cerita saya: Apollo dan Hyakinthos). Hades tentu saja tak senang dan kini dia ingin membalas dendam. Lanjut baca!


Cerita Sex Parodi Apolllo dan Orpheus Berbagi Anal 1

Cerita Sex Parodi Apolllo dan Orpheus Berbagi Anal 1

 Piool.com - Dewa Apollo, dalam mitologi Yunani, adalah anak dewa Zeus and Leto, putri seorang Titan (dewa raksasa). Apollo dikenal sebagai dewa matahari, ramalan, obat-obatan, pertanian, dan pemanah. Dia pun ahli memainkan alat musik lira (harpa kecil). Apollo merupakan dewa penjaga para pemuda. Beberapa kisah menceritakannya sebagai dewa yang kejam dan pemerkosa. Dalam sejarah kesenian Yunani, Apollo merupakan dewa yang paling sering dijadikan sumber inspirasi, mungkin karena Apollo termasuk dewa yang tampan. Meskipun Apollo pernah jatuh cinta pada beberapa wanita, Apollo lebih sering dianggap sebagai dewa HOMOSEKSUAL!


Orpheus, dalam mitologi Yunani, adalah seorang penyair dan pemusik, anak dari dewi Calliope dan Oeagrus, raja kerajaan Thrace. Sejak kecil, dia amat berbakat dalam memainkan lira (harpa kecil). Tiap kali dia merasa ingin sendiri, Orpheus akan pergi ke dalam hutan dan memainkan liranya di sana. Kemerduan suara alat musik itu terdengar oleh Apollo yang kala itu sedang melintas di atas langit. Sebagai dewa musik, Apollo tertarik untuk mengintip siapa gerangan yang sedang memainkan lira seindah itu. Maka turunlah Apollo ke bumi.

Dilihatnya sesosok pria muda sedang duduk di bawah sebatang pohon rindang dan pada pandangan pertama itulah Apollo ‘jatuh cinta’ pada sang pemusik. Orpheus memang tampan, Hidup di antara masyarakat yang mendukung homoseksualitas dan pedofilia, Orpheus dituntut untuk memiliki tubuh ketat berotot. Usahanya tak percuma sebab tubuhnya kini sarat penuh otot, menarik perhatian setiap pria homoseksual. Seperti kebanyakkan pria Yunani lainnya, Orpheus lebih suka bertelanjang dada. Dada bidang itulah yang menarik perhatian Apollo.

Diam-diam, kontol Apollo menegang. Apollo sendiri hanya mengenakan kain penutup kontol, pakaian wajib para dewa lelaki. Apollo pun memutuskan untuk mendekatinya. Orpheus agak terkejut ketika sesosok pria tampan bertelanjang dada menghampirinya. Dia lebih terkejut lagi saat mengetahui bahwa Apollo merupakan seorang dewa.

“Kamu telah merebut hatiku, Orpheus. Jika kau bersedia untuk berhubungan badan sejenis denganku, saya akan menghadiahkan lira emasku untukmu. Lira yang akan kuhadiahkan bukanlah lira sembarangan, melainkan lira ajaib yang akan memukau pendengaran semua orang. Bagaimana? Kau mau?” tanya Apolo, menggaruk-garuk kontolnya yang ngaceng berat. Tentu saja Orpheus tergoda tawaran Apollo. Maka persetubuhan pun dimulai.



Tanpa malu, Orpheus menanggalkan kain pembungkus kontolnya dan membiarkan perkakas kejantanannya menghirup udara segar. Mata Apollo berbinar-binar, takjub akan keindahan kontol Orpheus. Bentuknya panjang dan agak gemuk. Kepala kontolnya mengkilap terkena precum. Ternyata Orpheus sedang memikirkan seks ketika dia memainkan liranya. Dasar bejat!:) Tanpa buang-buang waktu, Apollo menundukkan kepalanya dan pelan-pelan menjilati kepala kontol Orpheus. Pertama-tama, Apollo ingin mencicipi kulit kepala kontol itu dan menjilati precum yang menempel. Jilatan lidah Apollo membuat Orpheus kelojotan. Lanjut baca!


Kisah Sex Parodi Jade Dragon XXX 3

Kisah Sex Parodi Jade Dragon XXX 3

 Aopok.com - Brick lalu mengambil sebuah pisau lipat dari kantung celananya. Pertama dia menarik sarung tangan Jade Dragon and memasukkan ujung belatinya kearah baju Jade Dragon.

“Hmm.. Barang mewah, sutera”

Jade Dragon hanya bisa memberontak dan mencoba menarik tangannya, namun tali yang mengikatnya lebih dari cukup untuk menahan semua pergerakannya. Kembali brick memotong baju Jade Dragon, hingga menuju ke bagian dadanya. Ketika selesai menguliti pakaian Jade Dragon, terlihatlah tubuh indah Jade Dragon yang baru berusia 18 tahun. Usianya yang muda tidak membuat tubuhnya kalah menarik, bahkan, tubuhnya sangat atletis, berotot namun tetap indah dipandang dengan ukuran buah dada yang cukup besar dan kencang.


“Wow!” teriak salah satu begundal Bos Crunch yang sedari tadi melihat semua aksi itu. Banyak diantara mereka yang terpana melihat keindahan tubuh Jade Dragon. Buah dadanya sangat sempurna, kencang, dengan areola yang kecoklatan.
“Sebuah tangkapan yang berharga” kata Brick.

Brick tak dapat menahan diri untuk mulai mengerayanggi tubuh Jade Dragon, mulai dari pangkal pahanya, hingga ke arah dadanya yang seperti menawarkan diri untuk dilukai. Brick mulai memainkan puting Jade Dragon pelan dan semakin lama semakin kencang.

Jade Dragon hanya bisa mengigit bibirnya menahan rasa amarahnya, namun tak ada yang dapat dilakukan olehnya. Sebuah erangan sakit terdengar dari bibirnya yang sensual.

“Akan kubuat kau lebih dari sekedar mengerang, wanita jalang!” Bentak Bos Crunch.

Sedikit demi sedikit Brick mulai menambah tekanannya, membuat Jade Dragon semakin mengerang tertahan, hanya harga dirinya yang membuatnya masih tetap bertahan. Jade Dragon merasakan perih pada putingnya. Brick terus menyiksa Jade Dragon selama beberapa menit. Dia ingin melihat sejauh mana Jade Dragon dapat tetap menahan rasa sakitnya. Dia melihat dibalik penderitaannya Jade Dragon masih menyimpan rasa sombongnya sebagai seorang superhero. Menghancurkannya akan menjadi suatu hal yang menarik, pikirnya.

Bos Crunch yang sedari tadi hanya memandang mulai ambil bagian. Ditariknya celana yang dikenakan Jade Dragon. Terlihatlah celana dalam Jade Dragon yang tipis terbuat dari sutra sehingga bulu kemaluannya dapat terlihat dari luar. Dengan sigap Bos Crunch merobek celana dalam Jade Dragon, memperlihatkan kemaluannya yang sangat menawan.



Napas Jade Dragon semakin berat, tidak pernah terbayang olehnya berada dalam situasi ini. Terikat diatas meja dengan belas kasihan musuh-musuhnya. Bos Crunch mulai memasukkan jarinya kedalam kemaluan Jade Dragon, mulai dari sebuah jari hingga lama-lama kepalannya masuk ke dalam Jade Dragon.

Sesuai dugaan Bos Crunch, Jade Dragon tidak pernah berhubungan intim. Lapisan Hymennya masih terlindung. Tangannya mulai menjamah dada Jade Dragon. Lanjut baca!


Kisah Sex Parodi Jade Dragon XXX 2

Kisah Sex Parodi Jade Dragon XXX 2

 Aopok.com - Setelah kesuksesannya, Jade Dragon semakin ditakuti dikalangan dunia bawah yang menganggu ketentraman metro city. Angka kejahatan menurun drastis. Jade Dragon telah menjelma menjadi seorang jagoan wanita yang ditakuti. Seorang jagoan wanita dengan banyak musuh.

“Sial, wanita Asia jalan ini menghancurkan bisnis kita. Keuntungan dari hiburan malam turun 70 persen. Kita harus melakukan sesuatu” Keluh James Laroche yang lebih dikenal sebagai bos Crunch.



“Pasti ada yang bisa kita lakukan bos, mungkin kita bisa memerangkapnya,” jawab Brick tangan kanan bos Crunch.
“Perangkap. Ide yang bagus. Brick, kau tidak sebodoh yang kukira. Kita butuh umpan, panggil Janet kemari,” perintah bos Crunch.

Beberapa menit kemudian, Brick kembali bersama seorang wanita yang terlihat cantik untuk seumurnya dan dapat dipastikan jauh lebih cantik pada masa mudanya.

“Brick bilang kau mencariku,” ujar Janet.

Bos Crunch lalu menjelaskan rencananya. Sederhana, namun efektif.

*****

Jade Dragon sedang melakukan patroli rutinnya. Kali ini ia sedang mengawasi daerah Waterfront, sebuah distrik yang berbahaya. Malam itu sangat sunyi, tidak banyak aktivitas yang terjadi pikirnya. Saatnya untuk pulang dan beristirahat.

Ketika hendak berbalik, ia mendengar sayup-sayup suara tangisan. Tangisan itu datang dari sebuah jalan beberapa blok dikanannya. Dengan sigap ia berlari diantara gedung-gedung tinggi. Setibanya di gedung yang bersebelahan dengan jalan itu, ia melihat ke bawah. Jalan itu sangat gelap karena tidak disinari oleh lampu jalanan, tetapi ia dapat melihat figure seorang wanita yang berontak dalam dekapan dua lelaki. Wanita itu berteriak pada saat dua orang berandal itu menyeretnya kesebuah pintu masuk sebuah gudang diseberang Jade Dragon.

“Sabarlah, aku datang” katanya dalam hati.

Dengan sigap Jade Dragon menuruni gedung dengan peralatan yang dibawanya. Pada saat sampai disana, wanita itu telah menghilang dan hanya terdengar sayup-sayup teriakan dari dalam gudang. Sun Lin mengecek pintu gudang tersebut, ternyata tidak terkunci. Membuka pintu itu, ia pun masuk ke dalam lorong yang gelap yang hanya diterangi oleh sebuah lampu bohlam. Ada beberapa pintu kecil dan sebuah pintu besar diujung lorong tersebut.



“Tidak, tolong!” terdengar suara wanita dari balik pintu besar.

Tanpa memikirkan keselamatannya, Jade Dragon berlari menuju pintu itu dan menerjang pintu itu. Didalam pintu itu ia menemukan sebuah ruangan yang besar dengan atap yang rendah. Di sisi lain ruangan itu berdiri seorang wanita setengah baya. Wanita itu meliriknya dan tersenyum.

“Sudah saatnya kau tiba manis, aku sudah berteriak selama lima menit” katanya. Lanjut baca!


Kisah Sex Parodi Jade Dragon XXX 1

Kisah Sex Parodi Jade Dragon XXX 1

 Aopok.com - Sun Lin, yang juga dikenal sebagai Jade Dragon meluncur melewati atap, bergerak lincah dari gedung ke gedung. Di bagian kota ini, semua gedung-gedungnya sangat rapat sehingga mudah untuk dilompati. Dengan mudah ia melompati celah diantara gedung-gedung itu dengan kakinya yang kuat.

Sun Lin adalah seorang aerialis yang terlatih, dibesarkan oleh kumpulan sirkus yang telah terbiasa melakukan atraksi udara. Ia tidak mendapatkan sedikitpun kesulitan dengan tubuhnya yang kuat tetapi sangat indah terbentuk.


Ia lebih memilih untuk bergerak diantara gedung-gedung tinggi. Ketinggian memberinya beberapa kelebihan. Pertama, ia dapat melihat datangnya bahaya sebelum bahaya itu datang. Kedua, itu memberikannya elemen kejutan dalam menghadapai musuh-musuhnya. Ketiga ia dapat bergerak lebih aman dalam melanjutkan aksinya memerangi kejahatan. Sun Lin memilih nama Jade Dragon berdasarkan latar belakangnya.

Namanya Lin, adalah bahasa mandarin untuk Giok. Dan dia dilahirkan pada tahun 1904, tahun naga dalam tanggalan China. Kedua orang tuanya tiba di America sebagai anggota sirkus keliling. Mereka sangat terpukau dengan amerika sehingga akhirnya memutuskan untuk menetap. Sun Lin telah menjadi bagian dari sirkus kedua orang tuanya dan dia telah menghabiskan sebagian besar masa kecilnya dalam atraksi kawat udara.

Sun Lin yang tidak menyukai kehidupan sirkus akhirnya meninggalkan keluarganya pada umur 15 tahun untuk mengejar impiannya. Ia meninggalkan sepucuk surat pada kedua orang tuanya yang berisi terima kasihnya atas kasih sayang mereka selama ini dan pergi untuk mengejar impiannya. Namun, bagi seorang gadis Asia di tanah asing, mencari kerja bukanlah sesuatu yang mudah baginya.

Dia baru saja akan pulang ke sebuah kamar kumuh yang dihuninya ketika sesuatu yang akan mengubah jalan hidupnya terjadi. Malam itu sangat gelap, hujan dan dingin dimana secara kebetulan ia melewati sebuat gang yang gelap. Ketika melewati gang itu ia mendengar suara teriakan yang redup yang diikuti dengan gumaman seperti orang yang sedang dibekap. Mulanya ia tidak berniat berhenti, tetapi, sesuatu dalam dirinya membuatnya berbalik dan mengintip ke dalam gang itu. Disanalah ia mendengar rintihan suara seorang dalam bahasa mandarin. Suara itu sangat lemah yang membuatnya tidak yakin akan yang ia dengar. Tanpa berpikir, ia memasuki gang itu.

Ia baru berjalan beberapa meter ketika seorang lelaki besar menghadangnya. Ia berdiri hampir 6 kaki tingginya, bahunya bidang. Ia memakai jas hujan yang kumal. Mukanya terhalang oleh topinya yang turun menutupi sebagian matanya. Namun, lampu jalanan sempat bersinar dibagian muka sebelah kirinya yang menampakan sebuah wajah yang kasar tak terawat dengan sebuah cacat besar dipipinya.

“Wah, lihat siapa ini?” gumam si besar.
“Korban berikut?”

Melihat melewati si Besar, Sun Lin melihat seorang lelaki lagi. Lelaki ini lebih kecil dari si Besar, dengan wajah yang seperti tikus, dan dipenuhi cacat seperti bekas cacar. Ditangannya dia memegang sebuah pisau kecil yang menempel di leher seorang lelaki China tua.




Ia tidak mempunyai waktu untuk berpikir lebih jauh ketika si Besar mendekatinya dengan garang. Ditangannya ia memegang seutas tali. Terlihat jelas tujuannya yang ingin mengikat dan mencekiknya. Sun Lin tidak khawatir, walau si Besar jauh lebih besar daripadanya, dia tidak melihatnya sebagai suatu ancaman besar. Bagian dari latihannya semasa kecil adalah seni bela diri China, Wu Shu. Ia dapat melindungi dirinya sendiri dengan baik menghadapi lawan yang hanya mengandalkan kekuatan otot seperti si Besar.

Ia membiarkan si Besar masuk ke dalam jangkauannya, ketika ia dengan santainya mendekatinya, Sun Lin melompat tinggi ke udara, lompatannya mencapai muka si Besar, kakinya yang kuat menendang muka si Besar bagaikan sambaran petir. Tendangannya mengenai si Besar tiga kali hanya dalam sekilas mata. Tak sadarkan diri, si Besar langsung jatuh ketanah. Lanjut baca!


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia